Geotekstil filamen Hongyue

Deskripsi Singkat:

Geotekstil filamen adalah material geosintetik yang umum digunakan dalam bidang geoteknik dan teknik sipil. Nama lengkapnya adalah geotekstil non-anyaman jarum berlubang filamen poliester. Geotekstil ini dibuat melalui metode pembentukan jaring filamen poliester dan konsolidasi jarum berlubang, dan serat-seratnya disusun dalam struktur tiga dimensi. Terdapat berbagai macam spesifikasi produk. Massa per satuan luas umumnya berkisar antara 80 g/m² hingga 800 g/m², dan lebarnya biasanya berkisar antara 1 m hingga 6 m dan dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan teknik.

 


Detail Produk

Geotekstil filamen adalah material geosintetik yang umum digunakan dalam bidang geoteknik dan teknik sipil. Nama lengkapnya adalah geotekstil non-anyaman jarum berlubang filamen poliester. Geotekstil ini dibuat melalui metode pembentukan jaring filamen poliester dan konsolidasi jarum berlubang, dan serat-seratnya disusun dalam struktur tiga dimensi. Terdapat berbagai macam spesifikasi produk. Massa per satuan luas umumnya berkisar antara 80 g/m² hingga 800 g/m², dan lebarnya biasanya berkisar antara 1 m hingga 6 m dan dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan teknik.

1.jpg

Karakteristik

  • Sifat Mekanik yang Baik
    • Kekuatan Tinggi: Geotekstil filamen memiliki kekuatan tarik, tahan sobek, tahan pecah, dan tahan tusukan yang relatif tinggi. Dengan spesifikasi gramatur yang sama, kekuatan tarik di semua arah lebih tinggi daripada kain non-woven jarum lainnya. Hal ini dapat secara efektif meningkatkan stabilitas dan daya dukung tanah. Misalnya, dalam rekayasa jalan, geotekstil filamen dapat meningkatkan kekuatan badan jalan dan mencegah permukaan jalan retak dan runtuh akibat tegangan yang tidak merata.
    • Keuletan yang Baik: Memiliki tingkat pemanjangan tertentu dan dapat berubah bentuk hingga batas tertentu tanpa patah saat dikenai gaya. Dapat beradaptasi dengan penurunan dan deformasi pondasi yang tidak merata, mendistribusikan beban secara merata, dan menjaga integritas struktur bangunan.
  • Sifat Hidraulik yang Unggul dan Stabilitas Kimia yang Baik: Memiliki ketahanan korosi yang baik terhadap zat kimia seperti asam, alkali, dan garam dalam tanah serta polutan dari industri perminyakan dan kimia. Dapat mempertahankan kinerja yang stabil dalam lingkungan kimia yang keras untuk waktu yang lama dan dapat diaplikasikan di tempat-tempat seperti tempat pembuangan sampah dan kolam limbah kimia.
    • Kapasitas Drainase yang Kuat: Geotekstil filamen memiliki pori-pori kecil dan saling terhubung, yang memberikannya kemampuan drainase vertikal dan horizontal. Hal ini memungkinkan air untuk berkumpul dan mengalir, sehingga secara efektif mengurangi tekanan air pori. Geotekstil ini dapat digunakan dalam sistem drainase bendungan tanah, badan jalan, dan proyek lainnya untuk mengalirkan air yang terkumpul di pondasi dan meningkatkan stabilitas pondasi.
    • Kinerja Filtrasi yang Baik: Dapat mencegah partikel tanah melewatinya sekaligus memungkinkan air meresap dengan bebas, menghindari hilangnya partikel tanah dan menjaga stabilitas struktur tanah. Sering digunakan untuk perlindungan filter pada lereng bendungan, kanal, dan bagian lain dalam rekayasa konservasi air.
  • Performa Anti-Penuaan yang Luar Biasa: Dengan penambahan zat anti-penuaan dan aditif lainnya, produk ini memiliki kemampuan anti-ultraviolet, antioksidan, dan tahan cuaca yang kuat. Saat terpapar lingkungan luar ruangan dalam waktu lama, seperti pada proyek konservasi air dan jalan di ruang terbuka, produk ini dapat menahan sinar matahari langsung, angin, dan erosi hujan serta memiliki masa pakai yang panjang.
  • Koefisien Gesekan Besar: Memiliki koefisien gesekan yang besar dengan material kontak seperti tanah. Tidak mudah tergelincir selama konstruksi dan dapat memastikan stabilitas pemasangan di lereng. Sering digunakan dalam rekayasa perlindungan lereng dan dinding penahan.
  • Kemudahan Konstruksi Tinggi: Ringan, mudah dibawa dan dipasang. Dapat dipotong dan disambung sesuai kebutuhan teknik, dengan efisiensi konstruksi tinggi dan dapat mengurangi biaya konstruksi serta intensitas tenaga kerja.

4.jpg

Aplikasi

  • Teknik Konservasi Air
    • Perlindungan Bendungan: Digunakan pada permukaan hulu dan hilir bendungan dan dapat berperan sebagai perlindungan filtrasi, drainase, dan penguatan. Ini mencegah tanah bendungan terkikis oleh aliran air dan meningkatkan ketahanan terhadap rembesan serta stabilitas bendungan. Misalnya, banyak digunakan dalam proyek penguatan tanggul Sungai Yangtze.
    • Pelapis Saluran: Lapisan ini diletakkan di dasar dan di kedua sisi saluran sebagai lapisan filtrasi, perlindungan, dan isolasi untuk mencegah kebocoran air di saluran dan sekaligus mencegah partikel tanah masuk ke saluran dan memengaruhi aliran air. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi pengangkutan air dan masa pakai saluran.
    • Konstruksi Waduk: Lapisan ini diletakkan di badan bendungan dan di dasar waduk, yang membantu drainase dan mencegah badan bendungan bergeser serta memastikan pengoperasian waduk yang aman.
  • Teknik Transportasi
    • Teknik Jalan Raya: Dapat digunakan untuk memperkuat fondasi lunak, meningkatkan daya dukung fondasi, dan mengurangi penurunan dan deformasi badan jalan. Sebagai lapisan isolasi, ia memisahkan lapisan tanah yang berbeda dan mencegah pencampuran material perkerasan lapisan atas dan tanah badan jalan lapisan bawah. Ia juga dapat berperan sebagai drainase dan mencegah retakan reflektif serta memperpanjang umur layanan jalan raya. Sering digunakan dalam pembangunan dan renovasi jalan tol dan jalan raya kelas satu.
    • Teknik Perkeretaapian: Dalam tanggul kereta api, material ini digunakan sebagai bahan penguat untuk meningkatkan stabilitas keseluruhan tanggul dan mencegah tanggul longsor dan runtuh akibat beban kereta api dan faktor alam. Material ini juga dapat digunakan untuk isolasi dan drainase balas kereta api guna meningkatkan kondisi kerja balas dan memastikan pengoperasian kereta api yang aman.
  • Teknik Perlindungan Lingkungan
    • TPA: Lapisan ini diletakkan di dasar dan di sekitar TPA sebagai lapisan pencegah rembesan dan isolasi untuk mencegah air lindi TPA bocor ke air tanah dan mencemari lingkungan tanah dan air tanah. Lapisan ini juga dapat digunakan sebagai penutup TPA untuk mengurangi infiltrasi air hujan, mengurangi produksi air lindi, dan sekaligus menekan emisi bau sampah.
    • Kolam Pengolahan Limbah: Digunakan pada dinding bagian dalam dan di dasar kolam pengolahan limbah untuk berperan sebagai pencegah rembesan dan pelindung filtrasi, serta memastikan bahwa limbah tidak bocor selama proses pengolahan dan menghindari pencemaran lingkungan sekitar.
  • Teknik Pertambangan
    • Kolam Limbah Tambang: Kolam ini diletakkan di badan bendungan dan di dasar kolam limbah tambang untuk mencegah zat berbahaya dalam limbah tambang bocor ke lingkungan sekitar bersama dengan air lindi dan melindungi tanah, air, dan lingkungan ekologis di sekitarnya. Pada saat yang sama, kolam ini dapat meningkatkan stabilitas badan bendungan dan mencegah kecelakaan seperti kegagalan badan bendungan.
  • Teknik Pertanian
    • Saluran Irigasi: Mirip dengan penerapannya pada saluran-saluran teknik konservasi air, alat ini dapat mencegah kebocoran saluran, meningkatkan efisiensi penggunaan air, dan memastikan kelancaran proses irigasi lahan pertanian.
    • Perlindungan Lahan Pertanian: Digunakan untuk melindungi lereng lahan pertanian guna mencegah erosi tanah dan melindungi sumber daya tanah pertanian. Dapat juga digunakan sebagai bahan penutup untuk menghambat pertumbuhan gulma, menjaga kelembapan tanah, dan mendorong pertumbuhan tanaman.
    • 8.jpg

  • Sebelumnya:
  • Berikutnya:

  • Produk Terkait