Cara membuat penyangga papan drainase

1. Prinsip-prinsip desain

1. Stabilitas: Jaringan penyangga harus memastikan bahwa papan drainase dapat stabil setelah pemasangan dan mampu menahan beban eksternal serta deformasi.

2. Kemampuan Adaptasi: Struktur kisi harus mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi medan dan tanah untuk memastikan papan drainase dapat dipasang dengan lancar dan memberikan efek drainase yang baik.

3. Ekonomi: Dengan tetap menjaga kualitas, kendalikan biaya material serta biaya produksi dan instalasi secara wajar untuk meningkatkan efisiensi proyek.

2. Pemilihan material

1. Baja: Memiliki kekuatan dan daya tahan tinggi, serta cocok untuk proyek berskala besar atau keperluan yang membutuhkan daya dukung beban tinggi.

2. Plastik: seperti polipropilen (PP), polietilen (PE). Memiliki keunggulan ringan, tahan korosi, mudah diproses, dll., dan cocok untuk berbagai kondisi medan dan tanah.

3. Material Komposit: Menggabungkan keunggulan berbagai material, seperti kisi-kisi FRP, material ini memiliki kekuatan baja serta ketahanan korosi dan karakteristik ringan dari plastik.

3. Proses produksi

1. Persiapan material: Pilih material yang sesuai dengan persyaratan desain dan lakukan pra-perlakuan yang diperlukan seperti pemotongan, pengamplasan, dll.

2. Desain kisi-kisi: Rancang bentuk dan ukuran kisi-kisi yang wajar sesuai dengan persyaratan teknik dan ukuran papan drainase. Ukuran dan jarak antar kisi-kisi harus ditentukan secara komprehensif berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi tanah, persyaratan drainase, dan kemudahan pemasangan.

3. Pencetakan: Menggunakan proses pengelasan, pencetakan injeksi, atau pengepresan untuk mengolah material menjadi kisi-kisi dengan bentuk yang diinginkan. Kualitas harus dikontrol secara ketat selama proses pemesinan untuk memastikan kerataan dan akurasi dimensi kisi-kisi tersebut.

4. Perlakuan permukaan: Perlakuan permukaan pada jaring yang telah diproses, seperti perlakuan anti korosi, perlakuan anti karat, dan lain-lain, dapat meningkatkan daya tahan dan masa pakainya.

 202409091725872840101436(1)(1)

4. Langkah-langkah instalasi

1. Perawatan pondasi: Bersihkan puing dan kotoran di area konstruksi untuk memastikan permukaan pondasi bersih dan rata. Lakukan perawatan yang diperlukan pada pondasi, seperti memperbaiki bagian yang rusak, mengecat bahan kedap air, dll.

2. Penentuan posisi garis: Sesuai dengan persyaratan desain, penentuan posisi garis pada permukaan fondasi dilakukan untuk menentukan posisi pemasangan dan kemiringan jaring penyangga dan papan drainase.

3. Pemasangan jaring penyangga: Letakkan jaring penyangga yang telah dibuat di atas fondasi sesuai dengan persyaratan desain, dan kencangkan dengan alat khusus untuk memastikan jaring tersebut kokoh dan stabil. Sambungan antar jaring harus rapat dan andal untuk menghindari ketidaksejajaran atau kelonggaran.

4. Pemasangan papan drainase: Letakkan papan drainase di atas rangka penyangga, potong dan sambung sesuai dengan persyaratan desain. Selama proses pemasangan, pastikan papan drainase terpasang rapat dengan rangka penyangga untuk menghindari celah atau kerutan.

5. PEMASANGAN DAN SAMBUNGAN: Gunakan perlengkapan pemasangan khusus untuk memasang papan drainase ke rangka penyangga agar terpasang kokoh dan andal. Selain itu, segel sambungan antar papan drainase untuk mencegah masuknya air hujan atau air tanah.

Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa produksi dan pemasangan rangka penyangga papan drainase merupakan mata rantai penting untuk memastikan pengoperasian sistem papan drainase yang stabil. Melalui desain yang wajar, produksi yang cermat, dan pemasangan yang terstandarisasi, efek drainase papan drainase dapat dimanfaatkan sepenuhnya, dan kualitas serta daya tahan rekayasanya dapat ditingkatkan.


Waktu posting: 20 Februari 2025