1. Struktur dan fungsi tiga dimensijaringan drainase komposit
Jaringan drainase komposit tiga dimensi diproses melalui proses khusus dari bahan polimer seperti polietilen densitas tinggi (HDPE) dan memiliki tiga struktur khusus: rusuk tengah kaku dan disusun memanjang untuk membentuk saluran drainase; rusuk disusun melintang dan membentuk penyangga untuk mencegah geotekstil tertanam di saluran drainase, sehingga mempertahankan kinerja drainase yang tinggi bahkan di bawah beban tinggi. Oleh karena itu, jaringan ini tidak hanya memiliki kinerja drainase yang sangat baik, tetapi juga memiliki fungsi anti-filtrasi, sirkulasi udara, dan perlindungan yang sangat baik.
2. Indikator utama jaringan drainase komposit tiga dimensi
1. Massa per satuan luas: Massa per satuan luas merupakan indikator penting untuk mengukur ketebalan dan berat material jaringan drainase komposit tiga dimensi. Secara umum, semakin besar massa per satuan luas, semakin baik kekuatan dan daya tahan material, tetapi biayanya juga akan meningkat. Oleh karena itu, saat memilih, perlu dilakukan pertimbangan berdasarkan kebutuhan proyek dan anggaran.
2. Ketebalan: Ketebalan merupakan cerminan penting dari sifat fisik jaringan drainase komposit tiga dimensi. Material yang lebih tebal memiliki daya tahan tekan dan sifat drainase yang lebih baik, tetapi juga akan meningkatkan biaya material dan kesulitan konstruksi. Pilih ketebalan yang sesuai dengan situasi aktual proyek.
3. Kekuatan Tarik: Kekuatan tarik merupakan indikator kunci untuk mengukur sifat mekanik jaringan drainase komposit tiga dimensi. Ini mencerminkan kapasitas daya dukung material dalam arah tarik. Dalam proyek konservasi air dan teknik sipil, material dengan kekuatan tarik tinggi dapat lebih baik menahan erosi aliran air dan deformasi tanah, sehingga memastikan stabilitas dan keamanan struktur teknik.
4. Kekuatan tekan: Kekuatan tekan mengacu pada kapasitas menahan beban dari jaringan drainase komposit tiga dimensi dalam arah vertikal. Untuk proyek-proyek yang perlu menahan beban besar, seperti jalan raya, lapisan dasar rel kereta api, dll., kekuatan tekan sangat penting.
5. Kinerja drainase: Kinerja drainase adalah salah satu fungsi inti dari jaringan drainase komposit tiga dimensi. Parameter yang dimilikinya meliputi permeabilitas dan laju aliran, yang dapat mencerminkan efisiensi dan kemampuan material selama proses drainase. Kinerja drainase yang baik dapat mengurangi tekanan air di dalam tanah, mencegah likuifaksi dan longsoran tanah, serta meningkatkan stabilitas dan keamanan proyek.
6. Ketahanan terhadap cuaca dan korosi: Di lingkungan luar ruangan, jaringan drainase komposit tiga dimensi harus mampu menahan kondisi keras seperti angin, matahari, dan erosi hujan. Oleh karena itu, ketahanan terhadap cuaca dan korosi merupakan indikator penting untuk mengukur masa pakai dan kinerjanya. Memilih material dengan ketahanan terhadap cuaca dan korosi yang baik dapat memastikan stabilitas dan keamanan proyek selama pengoperasian jangka panjang.
3. Saran untuk memilih jaringan drainase komposit tiga dimensi
Saat memilih jaringan drainase komposit tiga dimensi, perlu dipertimbangkan secara komprehensif berdasarkan faktor-faktor seperti kebutuhan teknik, kondisi geologi, kesulitan konstruksi, dan anggaran biaya. Disarankan untuk memilih jaringan drainase komposit tiga dimensi dengan kekuatan tinggi, modulus tinggi, dan kinerja drainase yang baik untuk proyek yang membutuhkan konstruksi cepat, biaya rendah, dan persyaratan kekuatan rendah. Untuk keperluan teknik, Anda dapat memilih material dengan kinerja sedang dan biaya rendah.
Waktu posting: 24 Februari 2025

