Geomembran Polivinil Klorida (PVC)
Deskripsi Singkat:
Geomembran Polivinil Klorida (PVC) adalah jenis material geosintetik yang terbuat dari resin polivinil klorida sebagai bahan baku utama, dengan penambahan sejumlah plasticizer, stabilizer, antioksidan, dan aditif lainnya melalui proses seperti kalendering dan ekstrusi.
Geomembran Polivinil Klorida (PVC) adalah jenis material geosintetik yang terbuat dari resin polivinil klorida sebagai bahan baku utama, dengan penambahan sejumlah plasticizer, stabilizer, antioksidan, dan aditif lainnya melalui proses seperti kalendering dan ekstrusi.
Karakteristik kinerja
Sifat fisik yang baik:Geomembran PVC memiliki kekuatan tarik dan kekuatan sobek yang tinggi, sehingga dapat menahan gaya tarik dan sobek eksternal tertentu dan tidak mudah rusak. Pada saat yang sama, geomembran ini memiliki fleksibilitas yang baik dan dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi konstruksi dan deformasi pondasi.
Stabilitas kimia yang sangat baik:Material ini memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi oleh zat kimia seperti asam, alkali, dan garam. Material ini dapat mempertahankan kinerja yang stabil dalam berbagai lingkungan kimia dan tidak mudah terkikis oleh zat kimia, sehingga cocok untuk berbagai lingkungan teknik yang berisiko mengalami korosi kimia.
Performa tahan air yang sangat baik:Geomembran PVC memiliki permeabilitas air yang sangat rendah, yang secara efektif dapat mencegah penetrasi air dan berperan baik dalam kedap air dan anti rembesan, serta dapat digunakan secara luas di bidang teknik yang membutuhkan kedap air.
Sifat antimikroba yang baik:Ia memiliki ketahanan tertentu terhadap erosi mikroba, tidak mudah terurai atau rusak oleh mikroorganisme, dan dapat mempertahankan kinerja yang stabil dalam penggunaan jangka panjang.
Konstruksi yang praktis:Geomembran PVC ringan, mudah ditangani dan dipasang, serta dapat dipotong dan disambung sesuai kebutuhan proyek, dengan efisiensi konstruksi yang tinggi. Pada saat yang sama, daya rekatnya dengan dasar juga baik, dan dapat menempel kuat pada permukaan dasar untuk memastikan efek anti rembesan.
Bidang aplikasi
Proyek konservasi air:Contohnya adalah proyek-proyek anti rembesan pada waduk, bendungan, dan kanal, yang secara efektif dapat mencegah kebocoran air, mengurangi kehilangan sumber daya air, serta meningkatkan keamanan dan stabilitas fasilitas konservasi air.
Proyek pengolahan air limbah:Produk ini digunakan untuk mencegah rembesan pada tangki pengolahan air limbah dan kolam oksidasi guna mencegah kebocoran air limbah yang mencemari tanah dan air tanah di sekitarnya, serta dapat menahan korosi zat kimia dalam air limbah.
Proyek TPA:Sebagai lapisan anti rembesan pada tempat pembuangan sampah, lapisan ini dapat mencegah kebocoran cairan lindi tempat pembuangan sampah ke dalam air tanah dan melindungi keselamatan lingkungan sekitar serta air tanah.
Proyek akuakultur:Sistem ini diterapkan pada kolam budidaya perikanan seperti kolam ikan dan kolam udang, yang dapat secara efektif menjaga ketinggian air kolam, mencegah kebocoran air, dan menyediakan lingkungan air yang stabil untuk budidaya perikanan.
Bidang lainnya:Metode ini juga dapat diterapkan pada proyek kedap air beberapa bangunan industri, proyek anti rembesan tambak garam, serta proyek anti rembesan danau buatan dan danau lanskap.









