Papan drainase adalah material drainase yang efisien dan ekonomis, yang umum digunakan dalam sistem kedap air dan drainase di ruang bawah tanah, atap, terowongan, jalan raya, dan rel kereta api. Jadi, bagaimana cara pemasangannya?

1. Pentingnya papan drainase yang saling tumpang tindih
Tumpang tindih papan drainase merupakan mata rantai kunci dalam proses pemasangan sistem drainase. Tumpang tindih yang benar dapat memastikan terbentuknya saluran drainase kontinu di antara papan drainase, yang dapat menghilangkan genangan air, mencegah penetrasi kelembaban, dan melindungi struktur bangunan dari kerusakan air. Sambungan tumpang tindih yang baik juga meningkatkan stabilitas keseluruhan papan drainase dan meningkatkan daya tahan sistem.
2. Persiapan sebelum memasang papan drainase secara tumpang tindih
Sebelum memasang papan drainase secara tumpang tindih, lakukan persiapan menyeluruh. Periksa kualitas papan drainase, pastikan memenuhi persyaratan desain dan standar yang relevan. Bersihkan juga area pemasangan, singkirkan puing-puing, debu, dll., dan pastikan permukaan pemasangan halus dan kering. Kemudian, sesuai dengan gambar desain dan kondisi aktual lokasi, tentukan arah pemasangan dan urutan tumpang tindih papan drainase.
3. Metode penyambungan tumpang tindih papan drainase
1. Metode sambungan tumpang tindih langsung
Metode tumpang tindih langsung adalah metode tumpang tindih paling sederhana dan cocok untuk area dengan kemiringan tinggi dan aliran air yang lebih cepat. Saat melakukan tumpang tindih, sambungkan langsung tepi kedua papan drainase untuk memastikan sambungan tumpang tindih terpasang rapat dan tidak ada celah. Untuk meningkatkan stabilitas tumpang tindih, lem khusus atau pengelasan leleh panas dapat diaplikasikan pada tumpang tindih. Namun, metode tumpang tindih langsung memiliki keterbatasan besar dan tidak cocok untuk area dengan kemiringan kecil atau tanpa kemiringan sama sekali.
2. Metode pengelasan leleh panas
Pengelasan leleh panas adalah salah satu metode yang paling umum digunakan dan andal dalam penyambungan papan drainase. Metode ini menggunakan mesin pengelasan leleh panas untuk memanaskan tepi yang tumpang tindih dari dua papan drainase hingga meleleh, kemudian dengan cepat ditekan dan didinginkan hingga mengeras untuk membentuk sambungan las yang kuat. Pengelasan leleh panas memiliki keunggulan kekuatan tinggi, penyegelan yang baik, dan kecepatan konstruksi yang cepat, serta cocok untuk berbagai medan dan kondisi iklim yang kompleks. Namun, pengelasan leleh panas harus dilengkapi dengan peralatan dan operator profesional, dan juga memiliki persyaratan tertentu untuk lingkungan konstruksi.
3. Metode perekat khusus
Metode perekat khusus cocok untuk situasi yang membutuhkan kekuatan tumpang tindih papan drainase yang tinggi. Metode ini adalah dengan merekatkan tepi tumpang tindih dua papan drainase menggunakan lem khusus. Lem khusus harus memiliki ketahanan air, ketahanan cuaca, dan kekuatan rekat yang baik untuk memastikan stabilitas jangka panjang sambungan tumpang tindih. Namun, konstruksi dengan metode perekat ini relatif rumit, dan waktu pengeringan lemnya lama, yang dapat memengaruhi kemajuan konstruksi.

4. Tindakan pencegahan untuk papan drainase yang saling tumpang tindih
1. Panjang tumpang tindih: Panjang tumpang tindih papan drainase harus ditentukan sesuai dengan persyaratan desain dan standar yang relevan, umumnya tidak kurang dari 10 cm. Panjang tumpang tindih yang terlalu pendek dapat menyebabkan penyegelan yang longgar pada bagian tumpang tindih dan memengaruhi efek drainase; Panjang tumpang tindih yang berlebihan dapat meningkatkan biaya dan waktu konstruksi.
2. Arah tumpang tindih: Arah tumpang tindih papan drainase harus konsisten dengan arah aliran air untuk memastikan kelancaran aliran air. Dalam keadaan khusus, seperti menemui sudut atau area berbentuk tidak beraturan, arah tumpang tindih harus disesuaikan sesuai dengan situasi aktual.
3. Kualitas konstruksi: Saat memasang papan drainase, pastikan sambungannya halus, tidak berkerut, dan tanpa celah. Setelah pemasangan selesai, lakukan pemeriksaan kualitas untuk memastikan sambungannya kokoh dan tertutup rapat.
4. Lingkungan Konstruksi: Konstruksi papan drainase yang saling tumpang tindih tidak dapat dilakukan pada hari hujan, suhu tinggi, angin kencang, dan kondisi cuaca buruk lainnya. Lingkungan konstruksi harus kering, bersih, dan bebas dari debu serta polutan lainnya.
Waktu posting: 11 Maret 2025